Perubahan merupakan satu hal yang konstan dalam setiap lini kehidupan. Sosok manusia, alam, dan masyarakat adalah bagian-bagian yang terus berubah sepanjang waktu. Salah satu bidang yang paling menonjol perubahannya adalah sosial. Perubahan sosial mengacu pada variasi dalam, atau modifikasi dari, struktur dan fungsi sosial dari suatu masyarakat. Namun, bagaimana masyarakat bereaksi terhadap perubahan ini bisa berakibat pada suatu keadaan yang kacau.
Adaptasi: Respon Masyarakat terhadap Perubahan Sosial
Adaptasi adalah proses menyesuaikan diri masyarakat dengan situasi baru yang muncul akibat perubahan tersebut. Dalam sosial, adaptasi dapat menimbulkan berbagai faktor, seperti teknologi baru, perubahan lingkungan, perang, perubahan dalam hukum atau kebijakan, dan lain sebagainya. Dalam merespon perubahan tersebut, masyarakat dapat melakukan beberapa hal seperti menerima, menolak, atau berusaha untuk merubah kembali (reverse) perubahan tersebut.
Keadaan yang Kacau: Akibat yang Tak Terelakkan?
Perubahan sosial yang besar dan cepat bisa menimbulkan kebingungan dan gangguan dalam masyarakat, termasuk perpecahan kelompok, konflik sosial, dan mungkin kerusuhan. Situasi kacau ini bisa menjadi akibat adaptasi bagi beberapa segmen masyarakat yang merasa terancam oleh perubahan, atau sulit untuk beradaptasi. Contoh yang paling jelas adalah bagaimana revolusi industri dalam abad ke-18 dan ke-19 mengakibatkan makar sosial, pekerjaan hilang, dan penampilan baru dari “kota kelas pekerja”, yang sering kali tidak sehat dan menantang untuk hidup.
Menyebut Keadaan Ini
Keadaan kacau ini, sebagai hasil dari adaptasi terhadap perubahan sosial, biasa disebut disorganisasi sosial. Istilah ini merujuk kepada kegagalan struktur sosial sebuah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan warganya. Dengan kata lain, disorganisasi sosial terjadi ketika suatu perubahan sosial mempengaruhi struktur dan fungsi masyarakat menjadi tidak seimbang.
Menentukan Solusi
Untuk mengatasi disorganisasi sosial, masyarakat perlu menemukan cara untuk beradaptasi dan mengintegrasikan perubahan baru tersebut ke dalam struktur dan fungsi sosialnya. Hal ini bisa dilakukan melalui kebijakan pemerintah, pendidikan, dan reformasi sosial.
Menyeimbangkan kebutuhan adaptasi dan stabilitas sosial adalah tantangan bagi setiap masyarakat. Namun melalui pemahaman mendalam terhadap proses dan dampak perubahan sosial, kita semua dapat berperan dalam memajukan masyarakat yang lebih tangguh dan damai.












